
Aku wanita mujahidah
Yang tercipta dari rusuk lelaki jihad
Bilakah kan datang seorang peminang menghampiriku
Mengajak untuk berjihad
Akan ku dampinginya di sana
Akan ku bersedia dengan semua syaratnya
Cinta ALLAH dan Rasul lebih utama
Aku rela berkelana mengembara
Melindungi agama ALLAH
Ikhlas menyebarkan dakwah ke penjuru bumi ALLAH
Tak mungkin ku pilih dirimu
Bila dunia lebih kau damba
Lupa kampung halaman, sanak saudara
Bahkan harta harta yang terpendam
Aku rela hidup terasing seadanya
Asalkan di akhirat bahagia
Saat aku setuju, dan kau tiada ragu
Aku tekad menemanimu
Aku wanita mujahidah
Mengalir pada nadiku darah lelaki yang berjihad
Bilakah kan datang padaku, peminang yang penuh tawadhuk
Akan ku harungi bahtera lautan jihad
Jika kau tak bersedia untukku
Agar jiwa dan ragamu tak terusik
Dibebani dengan manja, gundah dan gelisahku
Tinggalkanlah aku
Tak mungkin aku memilihmu
Jika yang fana lebih kau cinta
Kemilau dunia dan remang lampu kota
Lazat makanan dan laju nafsu durjana
Meninggalkan dakwah,
Dan menanggalkan pakaian taqwaku, dengan laranganmu
Meniti jalan panjang medan jihad
Yang ada hanya darah dan airmata
Debu berterbangan,
Luka dan syahid yang berulang….
Jika masih ada ragu di hatimu
Akan ku teguhkan azam untuk melupakanmu
Aku wanita dari bumi jihad
Dengan sebakul semangat
Ku siapkan diri menanti pendamping hati
Memaut bahagia, pelepas lelah dan kejenuhan
Ku tepiskan semua mimpi yang tak bererti
Adakah yang sedia mendamaikan hatiku?
Perjalanan ini tak mungkin ku langkah sendiri
Tanpa peneguh kaki, pendamping perjuangan
Yang melepaskan dengan selafaz doa
Meraih syahid tujuan utama
Rabbi, ku dengar panggilanMu
Untuk meniti jalan redhaMu
Datangkanlah pendamping, menemaniku..